February 18, 2016



Departemen Geofisika Meteorologi (http://geomet.ipb.ac.id)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (http://www.fmipa.ipb.ac.id)

Institut Pertanian Bogor (www.ipb.ac.id)


Kuliah Perilaku Konsumen IKK233 (Consumer Behavior Class)
Departement of Family and Consumer Sciences (www.ikk.fema.ipb.ac.id)
College of Human Ecology (www.fema.ipb.ac.id)
Bogor Agricultural University IPB (www.ipb.ac.id)

Nama Dosen
Dr.Ir.Liliek Noor Yuliati,MFSA
Dr.Ir.Megawati Simanjuntak,MS
Ir.Retnaningsih,MS
Ir.Md Djamaluddin,M.Sc

Buku Panduan
Ujang Sumarwan.2011.Perilaku Konsumen.Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran.Jakarta:PT Ghalia Indonesia
 

Kuliah Kamis Pagi 11 Februari 2016


 PENDAHULUAN (Konsumen dan Perilaku Konsumen)
            Para pemasar berkewajiban memahami konsumen, mengetahui apa yang dibutuhkannya, apa seleranya, dan bagaimana ia mengambil keputusan, sehingga pemasar dapat memproduksi barang dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Pemahaman yang lebih mengenai konsumen akan memungkinkan pemasar dapat mempengaruhi keputusan konsumen, sehingga konsumen mau membeli apa yang ditawarkan oleh produsen atau pemasar. Istilah konsumen sering diartikan sebagai dua jenis konsumen, yaitu konsumen individu dan konsumen organisasi.  
            Disiplin perilaku konsumen adalah salah satu cabang ilmu sosial, ia memanfaatkan metode riset yang berasal dari disiplin psikologi, sosiologi, ekonomi, dan antropologi dalam meneliti perilaku manusia sebagai konsumen. Riset perilaku konsumen terdiri atas tiga perspektif: perspektif pengambilan keputusan, perspektif eksperiensial (pengalaman), dan perspektif pengaruh perilaku. Perilaku konsumen pada hakikatnya untuk memahami ‘Why do consumer do what they do’. Manfaat mempelajari perilaku konsumen antara lain membantu para pemimpin perusahaan untuk memahami konsumen sehingga dapat mengambil keputusan dengan baik. Selain itu peran perilaku konsumen penting dalam pengembangan kebijakan publik.

MOTIVASI DAN KEBUTUHAN
            Motivasi muncul karena adanya kebutuhan yang dirasakan oleh konsumen. Kebutuhan sendiri muncul karena konsumen merasakan ketidaknyamanan antara yang seharusnya dirasakan dan yang sesungguhnya dirasakan. Stimulus atau rangsangan akan menyebabkan pengenalan kebutuhan (need recognition). Pengenalan kebutuhan akan menyebabkan tekanan kepada konsumen, sehingga adanya dorongan pada dirinya untuk melakukan dirinya yang bertujuan. Kebutuhan yang dirasakan (felt needs) sering kali dibedakan berdasarkan kepada manfaat yang diharapkan dari pembelian dan penggunaan produk.
            Model hierarki kebutuhan terdiri atas kebutuhan fisiologis (Physiological needs), kebutuhan rasa aman dan keamanan (Safety Needs), kebutuhan sosial (Social Needs), kebutuhan ego (Egoistic Needs), dan aktualisasi diri (Need for Self-Actualization). Menurut David McClelland ada tiga kebutuhan dasar yang memotivasi individu untuk berperilaku yaitu kebutuhan sukses, kebutuhan untuk afiliasi, dan kebutuhan kekuasaan. Ada dua aplikasi penting dari teori motivasi adalah segmentasi dan positioning.


0 komentar:

Categories

Sample Text

Blog Archive

Khadikkil Fahmi. Powered by Blogger.

Video

Popular Posts

Our Facebook Page

Light Future

Contact Us

Name

Email *

Message *

Followers

Photos

Photos

Canvassing IPB

Canvassing IPB
the great leader

Translate

Search

Popular Posts